“AI adalah alat bantu, bukan pengganti. Kreativitas dan nilai manusia tetap menjadi faktor utama,” tambahnya.
Di balik manfaatnya, penggunaan AI juga memunculkan tantangan baru, seperti penyebaran informasi palsu (hoaks) dan konten manipulatif.
Pemerintah pun mulai mendorong literasi digital agar masyarakat dapat menggunakan teknologi ini secara bijak dan bertanggung jawab.
Dengan perkembangan yang begitu pesat, AI diprediksi akan menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia dalam beberapa tahun ke depan. (Roby)








