Musim Penghujan, Harga Sayur Mayur di Jember Naik

oleh -891 Dilihat
Salah satu pedagang di pasar Tanjung - Jember (foto: Nawawi)
Company Logo

JEMBER, Pelitaonline.co – Musim penghujan di bulan Januari Tahun 2022 membuat sejumlah sayur-mayur di Kabupaten Jember mengalami kenaikan. Sebab tanaman milik petani tersebut banyak yang rusak.

Salah satunya adalah Tomat, harganya di Pasar Tanjung saat ini mencapai Rp15 ribu perkilonya, Sehingga membuat sejumlah pedangan enggan menjualnya secara eceran.

“Jadi ini di jual kiloan, bukan bijian misalnya orang beli seribu rupiah, kami nggak layani, minimal ya seperempat kilo,” ujar Ninik penjualan di pasar Tanjung saat di konfirmasi, Sabtu (22/1/2022).

Menurutnya, harga tomat semahal itu sudah berlangsung satu mingguan ini. Hal tersebut dikarenakan banyak tanaman sayur dari petani rusak saat musim hujan.

“Kebaikannya sejak Januari, tapi ya bertahap, mulai Rp10 ribu, naik Rp12 ribu per kilonya, sampai sekarang jadi Rp 15 ribu. Kalau harga normalnya ya cuma Rp 5 ribu perkilonya,” tambah  Ninik.

Selain Tomat, kata Ninik, Bawang Merah dan Putih juga mengalami kenaikan sejak Tahun ini yang kini per kilonya mencapai Rp25 ribu.

“Biasanya cuma Rp 22 ribu, Rp 23 ribu, sekarang Rp 25 ribu, tapi memang yang paling menonjol naik Harga Tomat itu,” jelasnya

Company Logo

Meskipun beberapa komoditas sayur mengalami kenaikan harga, kondisi tersebut, tidak mempengaruhi jumlah pembeli, karena mereka sudah memaklumi lonjakan nilai tawar , barang ini di pasaran.

“Pembeli tetap dan orang-orang juga pada tau, kalau sayur mayur banyak yang naik harganya,” ucapnya.

Hal senada juga dikatakan, Luluk Pedagang lain di Pasar Tanjung juga mengatakan, Sayur Kol mengalami kenaikan harga, bahkan sekarang telah mencapai Rp20 ribu per kilonya.

No More Posts Available.

No more pages to load.