JEMBER, Pelitaonline.co – Aksi di Desa Kesilir Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember yang dikawal ketat oleh aparat kepolisian dari jajaran polsek seluruh Rayon ini, jalan raya Ambulu menuju ke kecamatan Balung sempat lumpuh sekitar 1 jam.
Pasalnya, Ratusan Massa Aksi memadati jalan raya depan kantor Desa Kesilir..Mereka duduk di jalan raya sambil membentangkan tulisan – tulisan dengan bernada protes terhadap kepimpinan Kepala Desa Kesilir Sucipto.
Warga yang menggelar Aksi berasal dari tiga dusun yakni dusun Kademangan, dusun Krajan dan Tegal Bandeng. Terlihat, korlap Gatot Siswanto dan Suwardi berorasi di tengah jalan dikuti teriakan Sucipto (Kades Kesilir) mundur.
Menurut Gatot, karena pelanggaran yang dilakukan Kepala Desa (Kades) terlalu parah dan menyakiti hati masyarakat. Oleh karena itu, warga menuntut untuk sementara agar Kades non aktif terlebih dahulu.
“Itu tuntutan dari masyarakat, kami mewakili masyarakat, kami menyampaikan ini berdasarkan fakta,” ujar korlap aksi Gatot Siswanto warga Kademangan, Kamis (30/1/2025).
Sementara Kapolsek Wuluhan Iptu Handoko mengatakan, pihak Kepolisian Resor (Polres) Jember menurunkan 200 personil dalam melakukan pengawalan dan pengamanan aksi yang digelar masyarakat Kesilir.
“Petugas pengamanan Aksi kali ini sebanyak 200 personilnya dan dalam pengamanan ini, kami mendahulukan pendekatan pada masyarakat,” kata Handoko.
Pewarta : Zainal. A
Editor : Wahyudiono