” Tujuan pemasangan stiker, untuk mendata masyarakat, baik yang kontra atau yang pro, biar sama-sama tau.” Katanya, Senin (20/12/2020)
Diketahui Lanjut Dyno, selama ini GMNI selalu hadir dan mengawal setiap perkembangan yang terjadi dan berdampak terhadap ketidak kondusifan masyarakat.
“Kami mendampingi masyarakat Paseban yang resah, gelisah dan tidak tenang dengan adanya posko semi permanen, ada kecurigaan investor tambang mulai bermanuver dengan mempropagandakan bahwa sudah ada ijin dan lain sebagainya.” Tegasnya
Menurut Dyno, dari informasi yang dihimpun GMNI, bahwa masyarakat Paseban mayoritas menolak pertambangan, meskipun tidak menutup kemungkinan ada yang kontra/berseberangan dengan sikap masyarakat secara mayoritas.








