Bantaran Afur Besini Jadi TPA Liar, Warga Soroti Peran DLH Jember

oleh -1569 Dilihat
Keterangan Foto : Tumpukan Sampah terlihat di Bantaran Afur Besini (Zainal Arifin)
Company Logo

JEMBER, Pelitaonline.ID – Deretan kantong plastik, sisa sayuran dan limbah Rumah Tangga hingga bau menyengat menjadi pemandangan sehari-hari di bantaran Copiure (Afur ; Red) Besini di Dusun Kapitan, Desa Menampu, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember.

Sungai yang mengalir menuju Pantai Getem itu kini lebih dikenal sebagai “tempat sampah terbuka” daripada sumber kehidupan. Menurut warga, kondisi ini sudah berlangsung lama. Sali (53) warga Dusun Kapitan, mengaku tak ada pilihan selain membuang sampah ke sungai.

“Membuang sampah di pinggir sungai memang tidak baik, tetapi mau dibuang ke mana lagi? Apalagi dekat sini ada Pasar Gladak Abang, kebanyakan sampah berasal dari sana,” ujarnya.

Hal senada disampaikan seorang ibu rumah tangga yang enggan namanya disebut menambahkan, ketiadaan bak penampungan sampah di kawasan Gladak Abang menjadi akar persoalan.

Warga menilai Pemerintah Desa (Pemdes) Menampu maupun pemerintah kabupaten kurang memberi solusi. “Kalau ada iuran tiap bulan untuk petugas pengangkut sampah, warga siap, masalahnya, fasilitas saja tidak tersedia,” katanya.

No More Posts Available.

No more pages to load.