“Insyaallah kita akan kesana (Kayumas, Sumbermalang dan Tepos, red) untuk mengetahui kondisi tanahnya cocok atau tidak,” tambahnya.
Lebih lanjut, Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lumajang ini menjelaskan, jika hasil survei lapangan menunjukkan kecocokan (antara tekstur tanah di Kayumas, Sumbermalang dan Tepos, red). Maka, pihaknya akan melakukan akad kerja sama suatu usaha antara beberapa pihak.
“Kalau cocok secepatnya kami menjalin kerja sama dengan pengusaha Amerika Serikat tersebut sebagai pembimbing sekaligus pembeli dan penyedia bibit. Untuk permodalan kita libatkan Bank Indonesia,” tegasnya.









