Menurut Bung Karna, sapaan akrabnya, dengan naiknya intensif guru ngaji tersebut, diharapkannya bisa dibarengi dengan peningkatan kinerjanya dalam mengajar dan mendidik pendidikan agama kepada anak-anak di Kota Santri.
“Saya berharap kepada guru ngaji yang ada di desa-desa mari kita cerdaskan anak-anak kita agar semakin pintar dalam membaca tulis Al-Qur’an. Sehingga, bisa mencetak generasi muda yang memiliki kepribadian baik,” imbuhnya.
Lebih lanjut, bupati memastikan pihaknya akan terus memikirkan dan memperhatikan kesejahteraan guru ngaji dan guru minggu yang ada di Kota Santri. “Kita perhatikan terus kesejahteraannya sesuai dengan kemampuan keuangan daerah,” jelasnya.








