JEMBER, Pelitaonline.co – Badan Pimpinan Cabang (BPC) Gapensi Jember berkerjasama Gatensi Jawa Timur (Jatim) menggelar Tes Uji Kompetensi (TUK) di kantor BPC Gapensi Kabupaten Jember.
Kegiatan tersebut, dilatar belakangi adanya kebutuhan yang cukup tinggi untuk tenaga tehnik di dalam dunia jasa kontruksi atau harus mempunyai sertifikat kompetensi kerja (SKK).
“Dimana, satu badan usaha minimal harus memiliki 5 tenaga tehnik,” kata ketua Gapensi BPC Jember Dwi Arya Nugroho Oktaviano, Selasa (16/5/2023).
Itu dikarenakan, adanya Update peraturan baru Undang-Undang (UU) jasa kontruksi yang baru, sebagai imbas dari UU Omnibuslaw yang semakin menyeleksi atas penyelenggaraan badan usaha berbasis resiko.
“Sehingga, diperlukan tes yang sertifikasi tenaga yang profesional berdasarkan asas nyata,” ucap Pria yang akrab disapa Vian ini.
Selanjutnya Vian menerangkan, kegiatan TUK itu juga untuk mewujudkan nawa cita bapak presiden Indonesia yakni membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya dan memberikan kesempatan kepada lulusan S1.
“Agar mereka, dapat langsung mendapatkan pekerjaan dan menerapkan ilmunya di lapangan untuk mendukung pembangunan dan perekonomian bangsa,” jelasnya.
Pria yang juga Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Golkar ini mengatakan, kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen dari Gapensi untuk membantu perekonomian dan pembangunan di Jember untuk mengurangi pengganguran.
“Alhamdulillah, peserta yang mengikuti TUK Sertifikat Kompetensi Kerja berjumlah 63 orang dan 74 jabatan kerja dan harapannya Gapensi Jember, rencananya akan dilakukan setiap Bulan,” Tandasnya. (Mam/Yud)