JEMBER, Pelitaonline.co – Salah satu anggota Banser GP Ansor Jember menjadi korban penganiayaan hingga menyebabkan tak sadarkan diri.
Dalam peristiwa yang terjadi pada Rabu (22/03/23) sore di Desa Banjarsengon pemuda bernama Rian umur 19 tahun dilarikan kerumah sakit Citra Husada,
Tak terima anaknya diperlakukan tidak manusiawi, Amir Ayah dari Rian mendatangi kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Jember untuk meminta perlindungan hukum.
Amir mengatakan, dirinya sengaja datang ke kantor LBH Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Jember hanya ingin mengadukan keadilan.
“Saya minta bantuan ke LBH Ansor, karena anak saya merupakan anggota Banser, saya datang untuk meminta bantuan hukum,” kata Amir saat dikonfirmasi Pelitaonline.co di kantor PC Ansor pada Jumat (31/03/23) malam.
Ketua GP Ansor Jember Izzul Ashlah, membenarkan adanya aduan terkait anggotanya yang menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh 5 orang.
“Iya mas, barusan saya didatangi ayah Rian mengadukan anaknya yang saat ini terbaring lemas saat setelah dirawat beberapa hari dirumah sakit menjalani perawatan,” ujar Izzul.
Dari kejadian tersebut, pihaknya akan meng advokasi keluarga korban sampai keranah hukum, sampai menemukan keadilan.”Karena Banser sakit satu semua merasakan sakit, kita akan kawal sampai pelaku ditangkap,” tegasnya.
Adil Satria ketua LBH Ansor Jember mengaku bahwa pihaknya akan segera mendatangi Mapolres Jember untuk meminta agar kasus tersebut di usut tuntas.
“Kasus ini akan dikawal hingga selesai. Besok saya akan mendatangi korban dan selanjutnya ke Mapolres Jember untuk usut tuntas peristiwa yang menyebabkan anggota kita mengalami cacat fisik.” Tandasnya. (Mam/Yud)