“Ya Biasa, masyarakat sekitar yang mayoritas beragama Islam menjalankan ibadah Sholat Jum’at seperti biasa tidak merasa terganggu, sebaliknya demikian jemaat Klenteng juga beribadah seperti biasa.” Terang Pria yang rumahnya tidak seberapa jauh dari masjid hanya berjarak Kisaran 50 meter itu.
Pengurus Klenteng Pay Lien San, Novem Stadiono mengatakan awalnya Vihara ini adalah rumah kecil yang digunakan sebagai tempat ibadah dan diurus sendirian, karena banyak umat yang datang, akhirnya tahun 2001 di renovasi.








