👍JEMPOL kita berikan penilaian bukan pujian kepada Kemenpora (Kementerian Pemuda dan Olahraga) atas tema Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-92 tahun 2020, yakni BERSATU DAN BANGKIT.
Penilaian dengan isyarat jempol bisa berbagai sudut pandang yang berbeda tentang tema HSP, bisa jadi baik, bagus , hebat atau bahkan luar biasa jika tema itu di hubungkan dengan kondisi riil saat ini di Indonesia, adanya penolakan tentang omnibus law dan penanganan pandemi covid-19 yang masih berlangsung di tanah air.
Perkumpulan FKPRM (Forum Komunikasi Pemimpin Redaksi Media) di Jawa Timur yang baru lahir 25 September 2020 yang bersifat independen dalam menyajikan karya jurnalistik tidak ada jejaring dengan Kemenpora apalagi kenal dengan pejabat kemenpora, termasuk Menporanya, Zainudin Amali.
FKPRM memandang perlu membuat artikel dari sebuah tema HSP dari tahun ke tahun yang baru tahun ini di rasa pas dengan sikon di Indonesia.
Kita sudah tahu bahwa SP (Sumpah Pemuda ) itu lahir 28 Oktober 1928, kita sudah biasa setiap tahun di seluruh Indonesia akan memperingati HSP dengan pernik-perniknya.
Namun yang selalu kita pertanyakan sampai sejauh mana tema HSP berdampak pada perkembangan saat ini, jangan sekedar seremonial apalagi fokus menghabiskan anggaran agar terserap tanpa ada manfaat bagi semua elemen, khususnya pemuda.
BERSATU









