Sambung Sugeng, peristiwa tersebut telah dilaporkan ke Dinas Industri dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Jember, agar segera diberikan anggaran untuk perbaikan tempat jualan.
” Sudah saya Ajukan ke disperindag, termasuk untuk perbaikan grobak bakso dan warung kopi yang kemarin ikut hancur,” Tuturnya
Pria asal Desa Kesilir Wuluhan ini berjanji bahwa dalam waktu dekat akan segera membersikan kayu dan lapak yang telah rusak tersebut, kata Sugeng, hingga Disperindag menandatangani pengajuan perbaikan lapak.
“Saya sudah pesankan truk pengangkut sampah, mungkin setelah dzuhur akan kesini untuk mengangkut lapak yang rusak dan serpihan kayu. dan saya harap pemilik lapak tetap jualan, sambil menunggu konfirmasi dari dinas,” Janjinya








