Pemuda Lumajang Ditemukan Tewas di Jurang, Lokasi Sama Kembali Makan Korban

oleh -3102 Dilihat
Company Logo

KOTA BATU, Pelitaonline.ID – Peristiwa tragis kembali terjadi di kawasan Jembatan Kembar Cangar, Kota Batu. Seorang pemuda asal Kabupaten Lumajang ditemukan meninggal dunia di dasar jurang pada Kamis pagi (23/4/2026).

Korban pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 10.00 WIB di bawah jembatan yang menjadi jalur penghubung antara Kota Batu dan kawasan wisata Cangar. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti aparat dari Polsek Bumiaji.

Kapolsek Bumiaji, AKP Anton Hendri Subagijo, membenarkan adanya penemuan jasad tersebut. “Kami menerima informasi sekitar pukul 10.00 WIB dan langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal,” ujarnya.

Di lokasi kejadian, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga milik korban. Di antaranya sepasang sandal di tepi jembatan serta satu unit sepeda motor yang terparkir tidak jauh dari titik kejadian. Temuan ini menguatkan dugaan awal bahwa korban jatuh atau melompat dari atas jembatan.

Belakangan, korban diketahui berinisial DPW (24), warga Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Kepala Satreskrim Polres Batu, AKP Joko Suprianto, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian korban. Meski demikian, indikasi awal mengarah pada dugaan bunuh diri.

“Dugaan sementara mengarah ke sana, tetapi kami masih mendalami berbagai kemungkinan untuk memastikan penyebab pastinya,” katanya.

Company Logo

Insiden ini menjadi yang kedua dalam kurun waktu kurang dari satu bulan di lokasi yang sama. Sebelumnya, pada 31 Maret 2026, seorang pemuda berinisial MMA (24), warga Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, juga ditemukan meninggal dunia setelah diduga melompat dari jembatan tersebut.

Kasus sebelumnya sempat menyita perhatian publik setelah beredar video yang memperlihatkan korban berada di atas jembatan sebelum kejadian. Pola penemuan barang bukti pun memiliki kemiripan, yakni kendaraan dan barang pribadi korban ditinggalkan di lokasi.

Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil penyelidikan resmi. Selain itu, perhatian terhadap kesehatan mental menjadi sorotan penting di tengah berulangnya kejadian serupa di lokasi tersebut. (Warno)

No More Posts Available.

No more pages to load.