JEMBER, Pelitaonline.co – Santri pada umumnya hanya dikenal bisa baca kitab dan memperdalam ilmu Agama saja.
Namun, berbeda dengan santri yang satu ini. Sufyan Sauri merupakan Santri alumni dari Pondok Pesantren (PP) Nurul Jadid Paiton kabupaten Probolinggo.
Sufyan nyantri kurang lebih 6 tahun, mulai dari Sekolah Lanjut Tingkat Pertama (SLTP) hingga menempuh perguruan tinggi yang berada di pesantren yang dikenal Pondok Tanjung tersebut.
Dari hasil nyantri, selain ilmu agama, Pria kelahiran Bondowoso tepatnya di Kecamatan Tenggarang ini, berhasil membuat (merakit) Robot kamera yang bisa mengambil gambar sendiri yang berjalan tanpa harus Crew (manual).
Bahkan, santri yang tergabung di Bolosaif Entertaiment team ini melakukan penyutingan di acara PWJ Asyik, acara tersebut berupa Talk Show dengan Bupati Jember di Pendopo Wahyawibawagraha.
Bukan hanya itu, Kamera Robot ini juga di pakai untuk kemaslahatan ummat, seperti shalawatan dan tidak memasang tarif sewa.
Keberhasilannya, bukan tanpa belajar, tetapi sebelumnya dirinya pernah bersekolah TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) di STT NJ (Sekolah Tinggi Teknologi Nurul Jadid) Diploma satu (D1) meski tidak sampai lulus.
Untuk menambah dan memperdalam pengetahuannya TIK nya, Dia juga pernah kuliah di Universitas Gajayana Malang, menempuh pendidikan S1, namun lagi- lagi juga tidak selesai.
Sufyan mengatakan, proses pembuatan robot itu sendiri tidak mudah dan tidak sebentar, selain banyak bahan yang dikorbankan sebagai riset (penelitian), waktu yang ia lakukan selama lima bulan lamanya.
“Berawal dari tahun 2021, saya mencoba untuk membuat Inovasi tentang gimana caranya saat mengambil foto maupun video tanpa harus wira-wiri, dan itu selama 5 bulan, itupun masih tahap evaluasi, mulai dari cara kerja alat tersebut serta hasil yang didapat,” jelasnya.
Alhasil, usaha pun tidak sia sia, Robot Kamera tersebut memperoleh hasil maksimal dan bisa merekam dengan baik, dari posisi hingga berfungsinya Variable Zoom yang bisa tersimpan dengan baik.
“Hasil percobaan yang sudah saya jalani, alat ini bisa merekam hasil pengambilan gambar satu, dua hingga gambar tiga saat saya mempraktekan di rumah,” ujarnya.
“Dan yang paling membuat saya tersenyum, pengambilan gambar secara auto (Dekat jauh) itu juga berfungsi dengan baik mas,” tambahnya.
Alat itu sendiri lanjut Sufyan, sering digunakan di Acara-acara Formal dan Non Formal, belum lama ini Robot tersebut digunakan di acara Talk Show dengan Bupati Jember Hendy Siswanto, pada hari Minggu 11 Juli kemarin,
“Kami melakukan penyutingan di acara PWJ Asyik, acara tersebut berupa Talk Show dengan Bupati Jember di Pendopo Wahyawibawagraha,” tandasnya.
Diketahui, Sufyan tidak hanya memiliki kemampuan itu saja, dirinya juga bisa membuat mesin Kasir seperti yang terdapat di Supermarket seperti di Indomaret ataupun yang lainnya.
Diluar itu, ia juga memiliki perangkat lunak sebagai stasiun pengisian pulsa semua operator yang saat ini berkembang di wilayah Tapal Kuda. Bondowoso, Jember, Situbondo, Lumajang dan Banyuwangi.
Kemampuan dan hasil yang ia dapatkan selama ini menurutnya bukan karena ia mampu. Namun ada nilai barokah selama ia mondok, serta doa orang tua dan para guru yang saat ini mensupport nya. (Mam/Yud)