“Dana tersebut berasal dari zakat mal bapak bupati yang disalurkan dalam bentuk bantuan paket sembako kepada para janda dan kaum duafa yang ada di desa,” ujarnya, Rabu (21/4/2021).
Mantan Kabid Pemberdayaan Masyarakat dan Kelembagaan DPMD ini memaparkan, dalam kegiatan tersebut pihaknya diminta membantu menyalurkan bantuan paket sembako kepada penerima.
“Dinas sosial oleh bapak bupati diminta untuk ikut menyalurkan paket bantuan sembako, dengan menerjunkan tenaga Tagana, TKSK dan Pendamping PKH,” ucapnya.
Lebih lanjut, Samsuri mengungkapkan, bahwa pihaknya tidak mengetahui secara pasti jumlah dana yang digunakan dalam agenda tersebut.








