JEMBER, Pelitaonline.co – Peristiwa kaburnya dua tahanan Polsek tanggul kasus pencurian yakni Samsul dan David membuat was-was korban.
Pasalnya, di takutkan mereka akan mengadakan aksi balas dendam. Seperti halnya, Mohammad Ali Akbar Hasimi Rafi Sanjani seorang pemilik toko Sembako yang bertempat di dusun Krajan desa Patemon.
Rafi panggilan akrab pria asal desa Patemon yang toko dijarah oleh David satu dari dua tahanan yang kabur mengaku bahwa dirinya sangat khawatir, jika David tidak segera tertangkap.
“Setelah saya mendengar tahanan (pelaku) kabur, kalau was-was sudah pasti lah ada,” kata Rafi panggilan akrab pemilik toko, Rabu (27/12/2022).
Kekhawatiran korban, cukup beralasan, mengingat pelaku sudah melakukan pencurian barang dagangan tokonya, selama tiga kali.
“Pertama, tanggal 11 Oktober, kejadian kedua pada tanggal 15 Oktober, dan terakhir tanggal 15 November 2022 , lalu ditangkap dan di massa oleh warga,” terangnya.
Untuk total kerugian keseluruhan dari aksi pencurian (3 kali) yang dilakukan oleh pelaku lanjut Rafi yakni sekitaran 30 juta.
“Yang dicuri mulai dari rokok dan barang-dagangan lainnya, rokok habis semua.” imbuhnya
Kapolsek Tanggul Ajun Komisaris Polisi Miftahul Huda saat konfirmasi diruang kerjanya mengaku masih melakukan upaya pencarian.
“Seluruh anggota telah saya sebar di seluruh tempat, hingga diperbatasan Jember-Lumajang. Mohon doanya, semoga lekas tertangkap,” bebernya. (Yud)