JEMBER, Pelitaonline.co – Undang undang Sumber Daya Air No 17 pasal 68 dan 74 dan peraturan Menteri PUPR No 08/Prt/M/2105 tentang penetapan garis Sempadan Jaringan Irigasi, terkesan tidak digubris.
Hal itu terjadi di sepanjang Afur wilayah Bangsalsari yang berada di jalan Desa Paleran Kecamatan Umbulsari, tepatnya, jalan menuju ke arah Dusun Besuki Desa Sidomekar Kecamatan Semboro.
Nampak, di sepanjang Afur Paleran itu banyak berdiri bangunan rumah dan tempat usaha permanen. Padahal, jelas disebutkan dalam UU SDA maupun Peraturan Menteri (Permen) PUPR, terkait larangan mendirikan bangunan di Wilayah Sempadan Irigasi.
Eko Sunarko anggota TKPSDA (Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air) Bondoyudo Bedadung menyayangkan keberadaan atau berdirinya bangunan permanen di sepanjang Afur Paleran tersebut.








