” Karena saya tidak mempunyai kepentingan apa-apa karena setelah akhir masa jabatan saya kembali menjadi masyarakat dan santri di kampung halaman,” Imbuhnya
Kiai Muqit mengaku, bahwa pihaknya optimis permasalahan di Jember akan segera diatasi, bahkan beberapa tokoh dan mantan pejabat penting di Jember siap membantu dan saat ini sudah melakukan komunikasi.








