
Agus menjelaskan, setelah rampung nanti akan membahas terkait penggunaan dan penataan Alun-alun Kraton. Termasuk lokasi keberadaan para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang sebelumnya sering berjualan di kawasan tersebut.
“Insya Alloh kami akan menjaga aset ini. Nanti kami akan membahas apa yang harus dilakukan, dan bagaimana penggunaan alun-alun, termasuk toko-toko di sekitarnya,” jelas Agus.
Baca juga : https://pelitaonline.co/penyerahan-sertifikat-ptsl-tahap-pertama-desa-kraton/
Di tempat yang sama, Najmul Huda Camat Kencong menyampaikan, adanya progres revitalisasi Alun – alun Kraton yang biaya sepenuhnya dari Pemdes Kraton itu, sudah menyentuh 50 persen
“Berdasarkan SitePlane yang sudah dibuat, Alun-alun Kraton kini dilengkapi dengan pintu masuk utama, saung serta Lapangan bulu tangkis,Taman bermain, area layanan, hingga drop daerah,” terangnya.
Huda pun menjelaskan, konsep Alun-alun Desa Kraton adalah “Heritage Entertainment dan Religious Space” yang bertujuan untuk mendukung Desa Kraton sebagai Desa yang bernuansa sejarah dan Taman bermain.
“Karakter dari site-nya kan alun-alun aktif tempat berkumpul masyarakat dan bermain anak-anak serta menyatu ditengah lingkungan masyarakat sehingga menjadi dasar penentuan konsepnya,” Tandasnya.
Pewarta : Zainal. A
Editor : Wahyudiono











