JAKARTA, Pelitaonline.ID – Di tengah meningkatnya rivalitas geopolitik dunia, Presiden China Xi Jinping dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menunjukkan soliditas hubungan kedua negara melalui pertemuan tingkat tinggi yang menegaskan komitmen memperkuat kerja sama strategis, ekonomi, hingga keamanan regional.
Kunjungan Xi ke Pyongyang menjadi perhatian internasional karena merupakan lawatan pertamanya ke Korea Utara dalam tujuh tahun terakhir. Pertemuan tersebut berlangsung di saat kawasan Asia Timur menghadapi dinamika politik dan keamanan yang semakin kompleks, termasuk meningkatnya persaingan pengaruh antara China, Amerika Serikat, Rusia, Jepang, dan Korea Selatan.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Wisma Tamu Kumsusan, Xi menegaskan bahwa hubungan Beijing dan Pyongyang akan terus diperkuat sebagai bagian dari kemitraan strategis yang telah terjalin selama puluhan tahun.
Xi menyatakan dirinya siap bekerja sama dengan Kim Jong Un untuk membawa hubungan kedua negara menuju tingkat yang lebih tinggi melalui komunikasi strategis yang lebih erat, peningkatan kerja sama praktis, serta koordinasi yang lebih kuat dalam menghadapi tantangan global.
“Persahabatan tradisional antara China dan Korea Utara tidak akan berubah, apa pun situasi internasional yang terjadi,” kata Xi dalam pernyataannya kepada Kim Jong Un.
Kim Jong Un: Persahabatan China-Korea Utara Tak Tergoyahkan
Kim Jong Un menyambut Xi dengan upacara kenegaraan besar-besaran yang menampilkan pasukan kehormatan, parade, serta ribuan warga yang memadati pusat Kota Pyongyang.











