BEKASI, Pelitaonline.ID – Kecelakaan kereta api terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026, melibatkan KRL Commuter Line tujuan Bekasi yang ditabrak KA Argo Bromo Anggrek.
Tabrakan terjadi saat KA jarak jauh itu menghantam gerbong paling belakang KRL, hingga gerbong khusus wanita mengalami kerusakan parah. Hingga Selasa pagi, (28/4/2026), proses evakuasi korban masih berlangsung oleh tim SAR gabungan.
Sejumlah saksi menyebutkan terdengar suara benturan keras disertai kepanikan penumpang, sebelum petugas melakukan evakuasi dan pertolongan pertama.
Akibat kejadian ini, sedikitnya lima orang meninggal dunia dan lebih dari 70 penumpang lainnya mengalami luka-luka. Evakuasi sempat terkendala kondisi gerbong yang ringsek dan membutuhkan peralatan khusus.
Hingga kini, penyebab kecelakaan masih diselidiki, sementara operasional kereta di sekitar lokasi terganggu. Peristiwa ini menjadi sorotan terkait pentingnya peningkatan keselamatan transportasi kereta api di Indonesia. (*)








