JEMBER, Pelitaonline.ID – Kebakaran hebat menghanguskan dua rumah warga di Jalan Branjangan, Lingkungan Sumberlangon RT 002 RW 010, Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang, Selasa malam (2/6/2026).
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.45 WIB itu menyebabkan kerugian material ditaksir mencapai 200 juta. Dua rumah yang terbakar masing-masing milik Anwari alias Pak Rofik dan Abdul Azis. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Kasi Pemerintahan dan Pelayanan Umum Kelurahan Slawu, Oni Setiawan, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui oleh Riky Prasetyo, putra Abdul Azis. Saat itu, Riky sedang berada di dapur rumahnya ketika melihat kobaran api dari rumah tetangga yang berada tepat di sebelahnya.
“Menurut keterangan sementara, api berasal dari kamar rumah Anwari yang lokasinya dekat dengan dapur. Saat melihat api mulai membesar, Riky langsung memberitahu ayahnya dan meminta bantuan warga sekitar,” ujar Oni kepada Jawa Pos Radar Jember, Selasa malam (2/6).
Mendengar teriakan minta tolong, warga sekitar langsung berdatangan ke lokasi. Mereka berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu petugas pemadam kebakaran tiba.
Namun, upaya tersebut belum mampu menghentikan laju kobaran api. Material bangunan yang mudah terbakar membuat api cepat membesar dan merambat ke rumah Abdul Azis yang berada berdampingan.
“Api cepat menjalar karena kondisi bangunan. Akibatnya rumah di sebelahnya juga terdampak,” katanya.
Rumah milik Anwari mengalami kerusakan paling parah. Hampir seluruh bangunan ludes dilalap si jago merah. Saat kebakaran terjadi, Anwari diketahui tidak berada di rumah karena sedang berkunjung ke rumah tetangganya.
Sementara itu, rumah Abdul Azis mengalami kerusakan pada bagian atap setelah terkena rambatan api. Beruntung petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi berhasil mengendalikan kobaran api sebelum merusak seluruh bangunan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik yang terjadi di kamar rumah Anwari yang berada dekat area dapur. “Tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp 200 juta,” tegas Oni.
Pelaksana Harian (Plh) Lurah Slawu Hermanto yang turut meninjau lokasi kejadian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran akibat gangguan instalasi listrik.
“Kami mengingatkan warga agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing dan memastikan penggunaan peralatan elektronik dalam kondisi aman sehingga kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.
Dalam penanganan kejadian tersebut, sejumlah petugas gabungan diterjunkan ke lokasi, terdiri atas personel Polsek Patrang, Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, PLN, Babinsa Kelurahan Slawu, serta perangkat kelurahan. (Mam)









