Kata Suyono, program tersebut rupanya memperoleh dukungan penuh dari masyarakat. Sehingga saat ini desanya memiliki pos kamling terbanyak se Kabupaten Jember.
“Karena masyarakat kesal dengan pencuruian sapi itu, akhirnya ramai-ramai membuat pos kampling, alhamdulillah pos kampling di desa kami terbanyak, satu RT itu ada 3 hingga 4 pos kamling,” Terangnya
Bukan hanya itu, kata Suyono, demi menjaga kerahasiaan informasi, terkiat kemanan di desanya, seluruh perangkat desa difasilitasi Radio komunikasi Holki Tolki (HT).










