Bahkan, Bupati Jember yang kerap disapa Hendy ini siap membantu, jika perlu, para pejabat di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk turun gunung, melihat kondisi nyata di lapangan. Khususnya dalam pengelolaan DD.
“Sepuluh ribu lebih, karyawan yang ada Pemkab untuk diturunkan ke desa dan kecamatan. Anggaran satu miliar yang diberikan ke Pemerintah Desa (Pemdes), jika tidak diarahkan, akan terbuang sia-sia.” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Jember, tambah Hendy, siap mengawal para pendamping desa dalam hal pengawasan Dana Desa (DD), supaya digunakan dengan maksimal.
Sebab, sejak tahun 2001 hingga sekarang, DD terus masuk ke kabupaten Jember. Namun, nyatanya wujud pembangunan hingga saat ini, tidak dirasakan oleh masyarakat.








