Banser Jember Tegak Lurus Jaga Marwah Nahdlatul Ulama

oleh -963 Dilihat
Keterangan foto : Ketua PC GP Ansor Jember, Izzul Ashlah (Umam)
Company Logo

JEMBER, Pelitaonline.id – Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kabupaten Jember menegaskan sikap tegasnya untuk tetap berada dalam satu komando dan satu barisan di bawah arahan Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Timur.

Komitmen ini ditegaskan dalam rangka menjaga marwah organisasi, menjunjung tinggi adab kepada ulama, dan memperkuat kedaulatan bangsa Indonesia.

Ketua PC GP Ansor Jember, Izzul Ashlah, menuturkan meskipun kondisi di Jember terbilang cukup kondusif terkait polemik nasab yang belakangan memicu kegaduhan di sejumlah daerah, pihaknya tetap berpegang teguh pada garis perjuangan yang ditetapkan oleh struktur organisasi.

“Kami tegas dalam satu komando dan satu barisan menjaga marwah organisasi, menjaga ulama, dan menjaga kedaulatan bangsa Indonesia,” ujar Izzul, Rabu (4/6/2025).

Komitmen tersebut, lanjut Izzul, sejalan dengan maklumat resmi yang telah dirilis oleh Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, H. Musaffa Safril, serta instruksi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang menjadi pedoman moral dan organisatoris bagi seluruh kader GP Ansor dan Banser.

Menjaga Khittah dan Menolak Pecah Belah

Okeh karena itu, Izzul mengingatkan seluruh kader untuk senantiasa kembali kepada Khittah Perjuangan dan mengingat ikrar awal saat menjadi anggota GP Ansor dan Banser. Dalam seruan moralnya, Izzul menegaskan beberapa poin penting:

Company Logo

Menjauhi kelompok-kelompok yang berpotensi memecah belah umat seperti PWI-LS maupun organisasi sejenis yang berseberangan.

Merawat tradisi dan menjaga adab, menjadikan GP Ansor dan Banser sebagai garda terdepan dalam menjunjung tinggi kehormatan para ulama.

Meningkatkan loyalitas struktural dan spiritual kepada Nahdlatul Ulama dan para ulama Ahlussunnah wal Jamaah.

Menegakkan komando dan disiplin organisasi dengan tidak bertindak di luar garis instruksi resmi.

Sikap ini senada dengan instruksi PBNU yang menekankan pentingnya berpegang pada Khittah Nahdlatul Ulama serta menghindari segala bentuk keterlibatan dalam konflik atau perpecahan yang merusak keutuhan jam’iyyah.

Menolak Provokasi dan Menjaga Keutuhan Jam’iyyah

PBNU secara tegas melarang kadernya untuk ikut serta dalam pertentangan yang berbau provokasi, terlebih yang terkait isu nasab dan adab terhadap ulama. PBNU menginstruksikan agar seluruh kader:

Menjaga keteladanan moral dan etika dalam bersikap.

Menghindari fanatisme terhadap kelompok yang mencela Rais Aam PBNU.

Tidak bergabung dengan organisasi yang berpotensi mengganggu stabilitas NU.

Menjunjung tinggi nilai ilmu dan menghormati para ahli ilmu.

Ansor, Benteng Peradaban dan Warisan Ulama

Izzul Ashlah, yang juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Jember, menegaskan bahwa kader GP Ansor dan Banser adalah penjaga warisan para kiai. Oleh karena itu, tidak ada ruang bagi mereka yang menyimpang dari garis perjuangan ulama.

“Kader GP Ansor dan Banser merupakan benteng Nahdlatul Ulama, harus sesuai dengan ajaran yang telah diperjuangkan oleh para ulama. Jalan kita adalah jalan pengabdian, bukan jalan kekuasaan atau ambisi pribadi,” tegasnya.

Ia juga mengakui bahwa saat ini banyak guncangan dan gerakan yang berusaha mendegradasi gerakan Ansor. Namun, ia memastikan bahwa seluruh kader GP Ansor Jember tetap solid dan patuh dalam garis perjuangan.

Konsolidasi dan Seruan Persatuan

Menutup pernyataannya, Izzul menyerukan kepada seluruh kader Ansor dan Banser di Jember untuk terus memperkuat barisan dan menjaga kesatuan organisasi dari berbagai upaya pecah belah.

“Satu komando, satu barisan. Jaga marwah organisasi, lindungi dari upaya memecah belah. Mari jaga persatuan dan komitmen dalam berjam’iyyah,” pungkasnya.

Dengan spirit Nawa Prasetya Ansor, GP Ansor Jember kembali mengukuhkan perannya sebagai garda terdepan dalam menjaga keutuhan Nahdlatul Ulama, serta sebagai penggerak moral, sosial, dan kebangsaan dalam bingkai Ahlussunnah wal Jamaah.

Pewarta : Mohammad Badril Umam
Editor : Wahyudiono

No More Posts Available.

No more pages to load.