Menanggapi hal tersebut, Ketua BUMDes Seputih Muhammad Sucipto mengaku, bahwa dirinya masih tahap belajar dalam mengelola usaha desa, sebab kata dia, butuh pemahaman bisnis yang tepat.
“Ibarat anak itu masih TK (Taman Kanak-Kanak) yang masih belajar bisnis,” Ucapnya
Sucipto mengatakan, modal awal pembentukan BUMDes sebesar 100 juta. Kemudian dana tersebut dibelikan ternak semua.”Dibelikan ternak semua, sapi empat dan sebagian Itik, namun selama pengelolaan ternak sakit.” terangnya
Sementara itu, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Seputih Muhammad Ali mengatakan bahwa selama ini BUMDes sudah dibentuk 2018 dengan modal awal 100 juta.
” Tahun 2019 tidak ada modal, 2020 juga tidak ada,” Katanya








