Dihubungi terpisah, Direktur TI dan Operasi Bank Jatim, Tonny Prasetyo mengungkapkan, selama ini penyaluran dana CSR tergantung dari jumlah kebutuhan pemerintah daerah menurut kabupaten/kota di provinsi Jawa Timur.
“Untuk CSR kami, ada di bidang kesehatan, sosial, pendidikan dan kebudayaan,” jelasnya.
Ia mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih terus berkomunikasi dan berharap dalam waktu dekat bisa melaunching pasar online. Selain fungsinya sebagai media untuk mempromosikan produk-produk di sektor UMKM.
“Di beberapa daerah sudah ada market place. Jadi pembeliannya secara online semua. Tidak harus tatap muka,” tutupnya. (Ron/Hms).










