Selanjutnya, Ketua Yayasan Pendidikan Nahdlotul Ulama (YPNU) Jember Abdulloh Samsul Arifin mengatakan, keberhasilan UIJ menggelar wisuda dengan tatap muka, menurutnya sesuai harapan para mahasiswa.
“Karena saat kita tawarkan wisuda online, mereka bilang masak empat tahun kuliah wisudanya virtual, akhirnya kita bergegas menggelar wisuda offline, ” tuturnya
Pria yang akrap dipanggil Gus Aab ini menyampaikan, bahwa perkembangan UIJ sudah sangat pesat, baik secara kualitas akademik maupun prestasi. Bahkan, sekarang sudah memiliki tujuh fakultas.
“Hampir dari setiap semua Prodi dimasing-masing fakultas, kecuali prodi baru 98 persen sudah terakreditasi B,” jelasnya
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur (Jatim) ini mengatakan, saat ini UIJ akan berusaha melebarkan sayap keilmuan dengan membuka Program Studi (Prodi) Strata 2 (S2) untuk Pendidikan Agama Islam.
” Hal itu, sesuai saran dari masyarakat dan para Alumni, ini adalah Ikhtiar kita, semoga tahun depan pendaftarannya akan segera dibuka,” tandasnya (Awi/Yud)











