Mojokerto, Pelitaonline.id — Di tengah kekhawatiran banyak orang tua terhadap kecanduan gadget pada anak, seorang pengusaha asal Desa Modopuro, Mojosari, Mojokerto, memilih jalan berbeda. Richo Hari Kusuma, dengan penuh kesadaran dan tekad, mengubah kebiasaan sang anak dari ketergantungan layar menjadi prestasi di dunia olahraga.
Langkah itu bukan tanpa alasan. Richo mengakui, masa lalu menjadi pelajaran berharga bagi dirinya dan keluarga.
“Dulu sejak umur 2 tahun, Erditya sempat ketergantungan HP karena saya dan istri sibuk. Namun ternyata itu salah,” ungkapya pada Minggu 26/04/26 waktu setempat.
Kesibukan sebagai pengusaha membuat Richo sempat menjadikan gadget sebagai “pengasuh kedua” bagi anaknya. Namun seiring waktu, ia mulai menyadari dampak yang muncul tidak bisa dianggap remeh.








