Nampak, sebelum, regu yang memakai kaos Putih dan bercelana Coklat serta mengenakan Baret berwarna Merah itu dan bertuliskan Air mineral Er Er Ce, melapor dan memberi hormat kepada kepala Desa.

Perjalanan sejauh tiga kilometer menuju Kantor Desa Manggisan bukanlah hal mudah. Peluh bercucuran, wajah-wajah mulai memerah, namun langkah tetap teratur, gerakan tetap kompak.
Beberapa peserta bahkan menyelipkan humor dalam barisannya, membuat penonton terhibur dan suasana semakin meriah. Di balik semua itu, ada makna yang lebih dalam.
Kepala Desa Manggisan, Muhammad Holili, menyampaikan bahwa lomba gerak jalan ini bukan sekadar hiburan tahunan, melainkan juga bagian dari upaya menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air.









