JEMBER, Pelitaonline.ID – Upaya pencarian terhadap korban hilang di Sungai Garahan, Desa Garahan, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, akhirnya membuahkan hasil. Korban bernama Buyang (44), warga Desa/Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia Empat hari dari kejadian. Jum’at siang (1/5/2026).
Korban ditemukan sekitar pukul 13.50 WIB di aliran Sungai Sumberjati, Desa Sumberjati, Kecamatan Silo, atau sekitar 4,8 kilometer dari lokasi awal korban dilaporkan hilang.
Proses evakuasi dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI/Polri, PMI Jember, serta unsur potensi SAR. Jenazah kemudian dibawa menggunakan ambulans jenazah PMI Jember menuju Instalasi Forensik dan Perawatan Jenazah RSU dr Soebandi Jember.
“Setelah dievakuasi oleh tim gabungan dari Sungai Sumberjati, korban langsung kami bawa menggunakan ambulans jenazah PMI Jember ke RSU dr Soebandi,” ujar Staf Penanggulangan Bencana PMI Jember, Faiturahman, Kamis (waktu setempat).
Ia menambahkan, proses evakuasi berjalan lancar setelah korban berhasil ditemukan oleh tim SAR yang melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai.
“Korban ditemukan Kamis siang, lalu bersama tim gabungan langsung dilakukan evakuasi,” tambahnya didampingi staf pelayanan PMI Jember, Imam Rosidi.
Usai dilakukan pemeriksaan di rumah sakit, jenazah rencananya akan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di tempat pemakaman umum tak jauh dari rumah duka.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan (SAR) yang berlangsung sejak Senin resmi ditutup. Seluruh personel yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuan masing-masing.
Sebelumnya, korban dilaporkan hilang pada Minggu siang sekitar pukul 14.00 WIB setelah berpamitan kepada keluarga untuk mandi di Sungai Garahan. Namun hingga sore hari korban tidak kembali, hingga keluarga menduga korban hanyut terbawa arus sungai.
Sejak laporan diterima, tim gabungan melakukan pencarian menyusuri aliran Sungai Garahan hingga akhirnya korban ditemukan pada Kamis siang dalam kondisi meninggal dunia. (*)









