
Ading mengungkapkan, selama ini dirinya memang jarang berkunjung ke Kecamatan Sumberbaru. Ia lebih banyak berkantor di Kecamatan Semboro. Secara operasional, Sekretaris Camat Sumberbaru Bambang Erwin yang lebih banyak menangani pekerjaan di kecamatan ujung barat Kabupaten Jember tersebut.
“Kebetulan saya tidak secara fisik ada di situ (Sumberbaru, Red). Saya lebih fokus di Semboro, karena saya di Sumberbaru sebagai Plt. Jadi, secara praktis yang menjalankan tugas itu sekcam. Habis ini saya telpon (sekcam). Saya pastikan, karena saya tidak banyak posisi di Sumberbaru,” ucapnya.
Bahkan, Anding meminta kepada media ini, agar berita terkait adanya gambar Bupati dan Wakil Bupati Jember yang saat ini sedang menjadi calon pada kontestasi Pilkada 2024 terpasang di tembok area pendopo kecamatan, untuk tidak di beritakan.
“Janganlah, tidak perlu (diberitakan) takut mas memanasnya jadi kemana mana,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Camat Sumberbaru Bambang Erwin tak merespons banyak terkait gambar Hendy Siswanto yang masih kelihatan menempel di tembok kantor kecamatan. Bahkan, saat dihubungi wartawan via pesan WhatsApp, dia menjawab masih sibuk. “Membuka acara di Desa Gelang,” balasnya.
Terpisah, Ketua Panwascam Sumberbaru, Vita menyatakan, masih terpampang banner paslon petahana di Pendopo Kecamatan Sumberbaru tersebut tidak diperbolehkan. Meski demikian, ia tak menjelaskan apa ada aturan yang dilanggar atau tidak.
“Kalau (banner) yang dari KPU dan Bawaslu Kabupaten Jember, diperbolehkan. Kalau banner di luar itu tidak boleh,” jawabnya, melalui sambungan telepon.
Namun, beberapa Jam kemudian Vita Panwascam Sumberbaru melalui Via Telepon selulernya menyampaikan, Gambar Bupati dan Wakil Bupati itu dicopot.
Pewarta : Zainal. A
Editor : Wahyudiono









