Gelombang pasang yang terjadi sekira jam 9 pagi itu kebanyakan menerjang bagian belakang rumah warga yang terletak di bibir pantai. Sehingga, membuat dapur hancur dan sisa-sisa perabotan berserakan. Beruntung, kata Tedi, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Peristiwa terjadinya gelombang pasang tanpa diawali dengan sebuah tanda-tanda tersebut membuat warga terdampak harus mengungsi ke rumah sanak familinya. “Mereka saat ini mengungsi di rumah keluarga dan tetangga terdekat agar terhindar dari gelombang susulan atau hal yang tak diinginkan,” ujar Tedi.










