Maka menurutnya, sebagai pengurus berarti mereka sudah mewakafkan sebagian hidupnya untuk memakmurkan menjadi wadah komunikasi para guru Madin (Madrasah Diniyah) se-Kota Santri.
“Akan mewaqafkan diri,” katanya.
Perempuan pertama yang menjadi Wabup Situbondo ini menuturkan, bahwa segenap guru Madin sama kompetensinya dengan guru-guru yang ada di lembaga pendidikan lainnya.








