Gus Fawait Semprot DPRD dan Pejabat OPD Usai Video Main Game Saat Rapat Viral

oleh -1515 Dilihat
Company Logo

JEMBER, Pelitaonline.ID – Bupati Muhammad Fawait atau yang akrab disapa Gus Fawait menyoroti viralnya perilaku seorang anggota DPRD Kabupaten Jember yang kedapatan bermain Game sambil merokok saat rapat berlangsung.

Ia mengaku terkejut karena kebiasaan merokok di forum resmi ternyata tidak hanya dilakukan legislator, tetapi juga sejumlah pejabat organisasi perangkat daerah (OPD).

Sorotan itu muncul setelah beredarnya video Anggota Komisi D DPRD Jember dari Fraksi Gerindra, Achmad Syahri As-Siddiqi, yang tampak bermain gim sembari merokok dalam agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP). Video tersebut memicu kritik publik lantaran dinilai mencederai etika dan wibawa forum resmi pemerintahan.

Gus Fawait mengatakan dirinya memiliki pengalaman selama satu dekade sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dan mengaku jarang menemukan kebiasaan merokok saat sidang maupun rapat resmi berlangsung.

“Saya cukup kaget. Selama 10 tahun di DPRD Provinsi Jawa Timur, saat paripurna hampir tidak ada yang merokok. Tetapi ketika di Jember, ternyata bukan hanya anggota DPRD, kepala OPD juga banyak yang merokok saat rapat,” ujarnya, Kamis (14/5/2026).

Menurut dia, polemik yang mencuat seharusnya menjadi momentum evaluasi bersama bagi DPRD maupun Pemerintah Kabupaten Jember untuk memperjelas aturan dan etika selama forum resmi berlangsung.

Ia berharap ke depan seluruh peserta rapat, termasuk pejabat OPD, dapat menjaga sikap dan menghormati forum pemerintahan, terlebih dalam sidang paripurna yang menjadi ruang resmi pengambilan keputusan publik.

Company Logo

“Kalau paripurna, kepala OPD dan semua yang hadir sebaiknya tidak merokok. Kasihan peserta lain yang tidak merokok. Jangan sampai karena sudah viral baru dianggap masalah,” katanya.

Di sisi lain, Achmad Syahri As-Siddiqi telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat Jember, termasuk kepada jajaran Partai Gerindra atas kegaduhan yang ditimbulkan.

Dalam video klarifikasinya, politikus muda Partai Gerindra itu mengakui tindakannya sebagai sebuah kekhilafan. Ia menyatakan penyesalan dan siap menerima konsekuensi atas perbuatannya.

“Saya memohon maaf kepada masyarakat Jember, kepada Ketua Umum Gerindra, dan DPP Gerindra atas apa yang telah beredar. Saya sadar dan mengakui kesalahan saya bermain gim dan merokok dalam forum resmi,” ucapnya.

Ia juga menyebut peristiwa tersebut menjadi pelajaran penting dalam perjalanan karier politiknya. Syahri menegaskan kesiapannya menerima sanksi baik dari partai maupun lembaga DPRD.

Kasus ini pun kembali memantik perhatian publik terhadap pentingnya etika pejabat publik dalam forum pemerintahan, terutama di tengah tuntutan masyarakat terhadap profesionalisme dan keteladanan wakil rakyat. (Mam)

No More Posts Available.

No more pages to load.