Honda Putar Haluan, Impor EV dari China Demi Selamatkan Pasar Jepang

oleh -1020 Dilihat
Company Logo

JAKARTA, Pelitaonline.id – Honda Motor resmi memulai penjualan mobil listrik berbasis produksi Tiongkok di pasar domestik Jepang mulai Jumat (17/4/2026). Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menutup keterbatasan pilihan kendaraan listrik (EV) di dalam negeri sekaligus merespons dinamika pasar global yang kian menantang.

Model yang dipasarkan adalah Insight generasi terbaru, yang diproduksi di Tiongkok melalui kolaborasi Honda dengan Dongfeng Motor Corporation. Kendaraan ini ditawarkan dengan harga sekitar 5,5 juta yen atau setara Rp570 juta, dengan target penjualan hingga 3.000 unit pada tahap awal.

Masuknya model ini menandai penerapan strategi reverse import yakni impor balik kendaraan hasil produksi luar negeri untuk dijual di pasar domestik. Honda memanfaatkan jaringan produksi globalnya guna memperluas portofolio EV di Jepang, yang saat ini masih relatif terbatas.

Langkah tersebut diambil di tengah peninjauan ulang besar terhadap arah investasi kendaraan listrik Honda. Perusahaan memangkas alokasi investasi EV hingga 2030 dari sebelumnya 10 triliun yen menjadi 7 triliun yen. Penyesuaian ini dipicu oleh tekanan tarif di pasar utama seperti Amerika Serikat, serta perlambatan permintaan kendaraan listrik secara global.

Dampaknya, Honda juga menunda pengembangan tiga model EV yang sebelumnya dirancang untuk pasar Amerika Utara. Meski demikian, perusahaan tetap berupaya menjaga daya saing di pasar domestik Jepang, yang saat ini baru memiliki dua model EV Honda keduanya berada di segmen kendaraan mini.

Secara teknis, Insight versi terbaru telah disesuaikan dengan kebutuhan konsumen Jepang. Seorang pejabat pengembangan produk Honda menyebut kendaraan ini telah memenuhi standar global, dengan kualitas interior serta performa berkendara yang tetap kompetitif.

Mobil ini dibekali daya jelajah hingga 535 kilometer dalam satu kali pengisian, menjadikannya salah satu opsi EV dengan efisiensi tinggi di kelasnya. Selain itu, fitur kenyamanan seperti sistem pemanas pintar dan aroma diffuser turut disematkan untuk meningkatkan pengalaman berkendara.

Company Logo

Sebagai catatan, Insight pertama kali diperkenalkan pada 1999 sebagai mobil hybrid massal perdana Honda. Kini, model tersebut berevolusi menjadi bagian dari strategi elektrifikasi yang lebih luas, seiring transformasi industri otomotif menuju era kendaraan rendah emisi.

Ke depan, Honda juga berencana memperluas strategi reverse import dengan menghadirkan model dari Amerika Serikat pada paruh kedua 2026. Upaya ini menegaskan pendekatan fleksibel Honda dalam mengelola rantai pasok global sekaligus memperkaya pilihan produk di pasar domestik. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.