Hormuz di Ujung Tanduk, Mohammad Bagher Ghalibaf Ancam Tutup Selat

oleh -12758 Dilihat
Company Logo

Pihak Teheran menegaskan posisi mereka secara tegas. “Uranium yang diperkaya milik Iran tidak akan dipindahkan ke mana pun dalam kondisi apa pun,” demikian pernyataan resmi kementerian tersebut.

Perbedaan tajam dalam isu nuklir ini kembali menegaskan bahwa jurang kepentingan antara kedua negara masih belum terjembatani. Selat Hormuz, sebagai jalur vital perdagangan energi dunia, kembali menjadi titik tekan dalam dinamika konflik tersebut.

Sebelumnya, Iran sempat membuka jalur pelayaran bagi kapal komersial selama masa gencatan senjata. Namun, kebijakan itu tetap disertai pengawasan ketat melalui sistem “rute terkoordinasi” yang memberi kontrol penuh kepada otoritas Iran.

No More Posts Available.

No more pages to load.