Irigasi Lumpuh, DPUPR Turunkan Excavator ke Dam Pacar

oleh -1193 Dilihat
Company Logo

JEMBER, Pelitaonline.ID – Lebih dari dua bulan terakhir, sawah di Desa Serut, Kemiri, dan Suci, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, tak lagi mendapat pasokan air. Kerusakan Dam Pacar akibat banjir membuat aliran irigasi terputus dan berdampak langsung pada aktivitas pertanian warga.

Dampaknya tak main-main. Siklus tanam terganggu, sebagian petani terpaksa menunda musim tanam, sementara lainnya hanya mengandalkan sisa kelembapan tanah yang terus menurun.

Upaya perbaikan akhirnya mulai dilakukan. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jember menurunkan alat berat berupa excavator ke lokasi bendung pada Sabtu (25/4/2026). Langkah ini menjadi titik awal pemulihan fungsi Dam Pacar sebagai penopang utama irigasi di wilayah tersebut.

Ketua Tim Koordinator Sumber Daya Air (Korsda) Rambipuji, Mohamad Yasin, menegaskan bahwa pembenahan bendung menjadi prioritas karena menyangkut kebutuhan dasar petani.

“Pascabanjir, Dam Pacar tidak bisa mengaliri sawah-sawah pertanian warga di tiga desa terdampak. Oleh karena itu, hari ini kami memobilisasi alat berat berupa excavator agar proses perbaikan dapat berjalan lebih cepat dan aliran air segera kembali normal,” ujarnya.

Menurut Yasin, penggunaan alat berat diperlukan karena volume material yang harus dibersihkan cukup besar, sementara struktur bendung mengalami kerusakan cukup parah. Dengan excavator, proses normalisasi saluran hingga perbaikan konstruksi bisa dilakukan lebih efisien dibandingkan secara manual.

Meski demikian, proses pembenahan tidak sepenuhnya berjalan mulus. Akses menuju lokasi bendung cukup terbatas. Jalur yang tersedia harus melewati kawasan Pondok Pesantren Al Hasan 1.

Company Logo

Untuk menghindari kerusakan fasilitas pondok, terutama paving, tim pelaksana menyiasatinya dengan menggunakan ban mobil sebagai alas lintasan alat berat.

Di tengah keterbatasan itu, para petani turut ambil bagian. Melalui Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA), warga dari tiga desa ikut membantu proses pembenahan di lapangan.

Ketua HIPPA Desa Kemiri, Zainal Arifin, mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah dalam menangani kerusakan tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada DPUPR Kabupaten Jember yang telah berupaya memperbaiki Dam Pacar. Dengan adanya pembenahan ini, kami berharap air segera kembali mengalir ke sawah-sawah petani,” katanya.

Hal senada disampaikan Ketua HIPPA Desa Serut, Samsul Arifin. Ia menyebut kerusakan bendung telah berdampak signifikan terhadap penghidupan petani dalam beberapa bulan terakhir.

“Selama dua hingga tiga bulan terakhir, sawah-sawah petani tidak bisa teraliri air karena Dam Pacar ambrol,” katanya.

Dengan adanya perbaikan DAM Pacar tersebut, dia pun mengucapkan terima kasih kepada DPUPR, khususnya Korsda Rambipuji, yang telah mengupayakan perbaikan sehingga para petani bisa kembali tersenyum. (Mam)

No More Posts Available.

No more pages to load.