“Kami menyampaikan apa adanya, artinya mana mungkin kami bisa menerima jenazah ini sedangkan bukan ini yang seharusnya kami terima,” kata Deni
Dibantu Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) wilayah Surabaya dan bekerja sama dengan pihak-pihak lain seperti Imigrasi, akhirnya diketemukan alamat identitas jenazah atas Suryanti tersebut, awalnya berdasarkan alamat paspor warga bekasi dan akhirnya mendapati informasi lagi bahwa jenazah itu ternyata yang benar warga Sragen.
“Malam ini jenazah yang keliru masih di proses untuk dikirim ke Sragen, sedangkan jenazah Suliyati warga desa Grenden saat ini berada di rumah sakit di Malaysia, kini masih dalam proses pemulangan ke kampung halaman,” pungkasnya. (Rir/Ris)







