Kapolres Jember Kunjungi Tokoh Inspiratif di Lokasi Gubuk Pustakanya

oleh -696 Dilihat
Company Logo

Sementara itu, Abdul Adim mengatakan bahwa Gubuk pustaka tersebut juga berupaya membudidayakan permanen anak tradisional. Sebab, kemajuan teknologi saat ini rupanya telah mengancam popularitasnya.

“Sepert Egrang, lompat tali dan segala permainan tradisional, karena dijaman Gatget seperti ini banyak aplikasi, film, situs-situs yang sebenarnya tidak penting untuk anak, makanya penting sekali kenalkan permainan tradisional kepada anak sejak dini,” Tanggapnya

Sekedar informasi, Gubuk Pustaka ini berdiri pada 1 Mei 2018 (Awi/Yud)

No More Posts Available.

No more pages to load.