Karnaval Penuh Cinta Digelar Desa Wringinagung Peringati HUT Kemerdekaan RI ke 80

oleh -1068 Dilihat
Keterangan foto : Sutinah menaiki kendaraan yang dihias seperti kereta kencana di temani Suami di Karnaval dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 80 (Zainal Arifin)
Company Logo

JEMBER, Pelitaonline.ID – Pemerintah Desa Wringinagung Kecamatan Jombang menggelar karnaval dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80 tahun, Sabtu (23/8/2025)

Acara ini berlangsung meriah dengan partisipasi seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak, pemuda, hingga orang tua dari 15 RW yang berada di wilayah Desa Wringinagung.

Karnaval yang mengusung tema “Karnaval Wringinagung Penuh Cinta“ ini menjadi ajang unjuk kreativitas sekaligus momentum memperkuat rasa kebangsaan dan Cinta terhadap negara.

Para peserta menampilkan berbagai atraksi budaya diantaranya tarian adat mengenakan kostum bermacam-macam yang menggambar budaya bangsa Indonesia, hingga menghias kendaraan  dan pula Gunungan.

Terlihat, Kepala Desa Wringinagung Sutinah dengan memakai gaun Ratu selatan mengendari kendaraan yang dihias seperti Kereta Kencana bersanding dengan sang suami dan di ikuti oleh perangkat Desa

Kepala Desa yang akrab disapa Tina ini mengatakan bahwa karnaval bukan hanya menjadi hiburan gratis bagi masyarakat yang digelar setiap tahun, tetapi ini juga sebagai sarana untuk menjaga persatuan dan warisan budaya.

“Kita ingin generasi muda tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa sekaligus bangga dan cinta dengan kekayaan budaya yang dimiliki,” ujarnya.

Company Logo

Selain menampilkan nuansa budaya yang ada di Nusantara, karnaval ini juga mencerminkan semangat gotong royong dan kebersamaan. Warga bekerja sama menyiapkan segala kebutuhan, hingga keamanan jalannya acara.

“Ini menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan bukan hanya dihayati, tetapi juga dipraktikkan dalam kehidupan bermasyarakat,” tandasnya.

Dengan suksesnya penyelenggaraan karnaval ini, Desa Wringinagung membuktikan bahwa peringatan hari kemerdekaan bukan sekadar seremonial.

Melainkan juga momentum untuk meneguhkan identitas bangsa, menjaga persaudaraan, dan melestarikan nilai-nilai budaya dan Cinta Tanah Air dalam bingkai persatuan Indonesia.

Terlihat, sepanjang jalan desa masyarakat yang menonton pun tampak antusias. Mereka memberikan tepuk tangan dan sorakan semangat kepada para peserta melintas.

Diketahui, Karnaval ini menempuh jarak sekitar 3 kilometer dengan garis Start di Krajan 1 Dusun Pondokwaluh dan garis Finish di Balai Desa Wringinagung.

Pewarta. : Zainal Arifin
Editor : Wahyudiono

No More Posts Available.

No more pages to load.