Fahmi menerangkan, dalam kesepakatan kedua ini juga ada tambahan kerjasama yakni saling tukar narasumber kegiatan.
“Kebetulan Aiesec memiliki stok narasumber untuk tema-tema kegiatan kepemimpinan, bila FWLM mengadakan kegiatan demikian, mereka siap menjadi narasumber,” katanya.
Sedangkan, bila Aiesec membutuhkan narasumber untuk tema-tema kegiatan literasi. Maka, FWLM akan mengirimkan anggotanya untuk menjadi narasumber.
“Kebetulan, FWLM menyiapkan anggota yang dilatih secara khusus untuk menjadi pemateri kepenulisan. Jadi, bila sewaktu-waktu dibutuhkan, kami banyak stok narasumber,” tambahnya.










