“Sesuai keinginan Pak Bupati, kami harus bisa menjangkau 17 kecamatan,” ujar Hadi.
Hadi Wenas menambahkan, tahun ini menargetkan Rp25 miliar yang akan dikucurkan kepada emak-emak. Setiap orang akan memperoleh pinjaman awal Rp4.000.000 hingga Rp5.000.000, dengan harapan bisa segera memulai usahanya.
“Misi kami mewujudkan kesejahteraan usaha emak-emak di desa. Usaha mikro yang ada di desa-desa,” tuturnya.
Diketahui, kegiatan MoU dengan tujuh pihak itu, secara simbolis Bupati Karna Suswandi, Direktur Komersial PT Amartha dan Bank Jatim Cabang Situbondo, menyerahkan pencairan pinjaman modal kepada emak-emak perwakilan dari desa. (Ron/Hms)








