Menurut KPK, operasi lanjutan tersebut menjaring total 11 orang. Enam orang merupakan pihak yang sebelumnya telah diamankan dalam OTT di Muara Enim, sementara lima orang lainnya merupakan ASN BPK yang baru diamankan dan kini menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK.
“Enam orang yang juga diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan kemarin, lima orang lagi pihak-pihak baru yang kemudian diamankan dalam tangkap tangan ini. Lima orang ini merupakan ASN dari Badan Pemeriksa Keuangan,” ujar Budi.
Penyidik menduga pemberian suap tersebut berkaitan dengan hasil pemeriksaan BPK terhadap sejumlah proyek pengadaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim. Salah satu temuan yang menjadi fokus penyidikan adalah proyek pengadaan perangkat teknologi pendidikan berupa Smart TV yang sebelumnya telah masuk dalam konstruksi perkara korupsi yang menjerat Edison dan sejumlah pihak lainnya.
Budi menjelaskan, dugaan suap itu diduga dilakukan untuk memengaruhi atau menutupi temuan audit yang berkaitan dengan berbagai kegiatan pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Muara Enim.









