JEMBER, Pelitaonline.ID – Libur Natal dan Tahun Baru yang seharusnya menjadi momen ceria berubah menjadi kepanikan di kolam renang Jati Park, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember. Seorang balita berusia 3 tahun meregang nyawa setelah mengalami insiden tenggelam, Minggu (28/12/2025) siang.
Pemilik Jati Park Jenggawah, Kadir, mengatakan insiden terjadi ketika kondisi kolam tidak dalam keadaan ramai. Saat kejadian, tidak ada petugas yang berada tepat di lokasi kolam karena tengah menjalankan salat Dzuhur.
“Seharusnya bergantian dalam pengawasan. Kondisi Kolam tidak ramai. Petugas ada dua orang, tapi kebetulan sedang salat Dzuhur,” ujar Kadir, Senin (29/12/2025).
Kadir menjelaskan, korban datang bersama ibunya dan bukan dalam rombongan besar. Sang ibu membawa tiga anak, yakni anak pertama berusia belum 5 tahun, anak kedua berusia 3 (korban), serta anak ketiga berusia 7 bulan.
Mereka datang bersama seorang tetangga yang juga membawa dua anak, sehingga total terdapat lima anak di lokasi. Anak paling kecil digendong oleh tetangga tersebut.
Menurut Kadir, sebelum masuk kolam, korban diduga baru saja makan dan kemudian bermain air. “Kemungkinan tersedak. Orang tua saat itu tidak berada tepat di sisi kolam,” kata dia.
Setelah kejadian, korban langsung dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis. Pihak pengelola menegaskan bahwa kedalaman kolam yang digunakan korban hanya sekitar 40 sentimeter dan memang diperuntukkan bagi anak-anak.
Kadir menyebut kejadian tersebut sebagai bentuk kelalaian orang tua dalam melakukan pendampingan. “Selama delapan tahun Jatim Park beroperasi, kejadian seperti ini baru pertama kali terjadi,” ujarnya.
Kadir menambahkan, pihak pengelola selama ini telah melakukan imbauan secara rutin setiap 15 menit melalui pengeras suara agar anak-anak di bawah usia 10 tahun selalu didampingi orang tua saat berada di area kolam.
Selain itu, sejumlah papan peringatan juga telah dipasang di berbagai sudut lokasi.
Menjelang puncak libur Tahun Baru, pengelola berencana menambah tiga petugas tambahan serta memperketat pengawasan, terutama di area kolam renang.
Sementara itu, Kapolsek Jenggawah Iptu Andi Ferry Christian membenarkan adanya peristiwa tenggelamnya balita di Jati Park. Ia mengatakan pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti kronologi kejadian.
“Benar, ada kejadian balita tenggelam di Jati Park wilayah Kecamatan Jenggawah. Saat ini masih dalam tahap penyelidikan,” kata Andi Ferry Christian.
Pihak kepolisian mengimbau pengelola wisata dan orang tua agar meningkatkan kewaspadaan serta pengawasan terhadap anak-anak, khususnya di area wisata air.
Pewarta : Umam
Editor : Wahyudiono









