Majelis “Cangkir” Ansor Rambipuji, Merawat Silaturahmi, Menyemai Ilmu dan Dzikir

oleh -828 Dilihat
Keterangan Foto : PAC Gerakan Pemuda Ansor Gelar "Cangkir" perdana di MWC Rambipuji (Foto : Umam)
Company Logo

JEMBER, Pelitaonline.ID – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Rambipuji menggelar kegiatan perdana bertajuk Majelis CANGKIR (Cangkruk lan Dzikir) pada Sabtu malam (27/9/2025) di kantor Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Rambipuji.

Acara ini dihadiri jajaran pengurus MWC NU Rambipuji, di antaranya Ketua Tanfidziyah, Gus Shauqotul Azkya, serta Ketua Dewan Syuriah. Turut hadir perwakilan PAC Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu).

Program CANGKIR merupakan gagasan Rijalul Ansor PAC Rambipuji. Nama tersebut dipilih dengan harapan mampu menarik minat generasi muda untuk giat menimba ilmu, berzikir, sekaligus membangun ruang diskusi keislaman yang santai namun bermakna.

Selain dzikir bersama, kegiatan diisi dengan kajian kitab klasik oleh Gus Yaya’. Dalam kesempatan itu, ia mengupas makna kata Bismillah merujuk pada Kitab Irsyadus Sari karya KH. Hasyim Asy’ari yang dihimpun oleh Gus Ishom Muddin.

“Awali dengan bismillah. Perbuatan baik akan lebih baik, dan perbuatan buruk akan lebih buruk,” pesannya.

Ketua PAC Ansor Rambipuji, Fahrur Rozi, menegaskan Majelis CANGKIR akan digelar rutin dengan konsep anjangsana dari satu ranting ke ranting lain. “Kami ingin mempererat persaudaraan antar-ranting sekaligus memperdalam kajian keislaman di kalangan pemuda,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah MWC NU Rambipuji, Gus Shauqotul Azkya, memberi masukan agar kegiatan selanjutnya tidak digelar pada hari-hari tertentu seperti Jumat Legi, Sabtu Pahing, Minggu Pon, dan Senin Wage.

Company Logo

“Pada hari-hari tersebut biasanya banyak agenda lain yang diselenggarakan MWC NU, sehingga dikhawatirkan terjadi benturan kegiatan,” jelasnya.

Dengan hadirnya Majelis CANGKIR, GP Ansor Rambipuji berharap dapat menumbuhkan semangat pemuda dalam berorganisasi, memperkuat silaturahmi, serta menjadikan dzikir dan kajian kitab sebagai fondasi gerakan kader muda NU.

Pewarta : Umam
Editor : Wahyudiono

No More Posts Available.

No more pages to load.