“Termasuk MI dan MTs yang berada dibawah Kemenag, harusnya tidak juga memaksa harus berjilbab, tetapi yang saya tahu memberikan anjuran ataupun himbauan saja,” katanya
Oleh karena itu, Dewi berharap semua sekolah di Kabupaten Jember untuk lebih menyesuaikan kondisi budaya setempat. Selain itu, lanjutnya, juga menghargai perbedaan.
“Saya harap sekolah di Jember bisa memahami perbedaan budaya dan menghargainya. karena dasar pendidikan kita adalah Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika,” Tandasnya (Awi/Yud)









