Pimpin Upacara Hari Santri Nasional, Bung Karna Bacakan Pidato Kemenag RI

oleh -1093 Dilihat
Bupati Situbondo foto bersama para peserta upacara (foto : Humas Pemkab Situbondo)
Company Logo

SITUBONDO, Pelitaonline.co – Bupati Situbondo Karna Suswandi, menjadi inspektur upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di Alun-alun Besuk, Sabtu (22/10/2022). Upacara kali ini mengambil tema ‘Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan’.

Bupati membacakan amanat Menteri Agama RI, bahwa Presiden Joko Widodo melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 telah menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional.

Penetapan 22 Oktober tersebut, merujuk pada tercetusnya Resolusi Jihad yang berisi fatwa kewajiban berjihad demi mempertahankan Kemerdekaan Indonesia.

Resolusi Jihad ini, lanjut Bung Karna, kemudian melahirkan peristiwa heroik tanggal 10 November 1945 yang di kenal sebagai Hari Pahlawan.

Sejak ditetapkan Hari Santri tahun 2015, maka kita setiap tahunnya selalu rutin menyelenggarakan peringatan Hari Santri dengan tema yang berbeda.

“Untuk tahun 2022 ini, peringatan Hari Santri mengangkat tema Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan,” ucapnya.

Maksud tema Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan ini, kata Bupati 55 tahun ini, santri dalam kesejarahannya selalu terlibat aktif dalam setiap fase perjalanan Indonesia. Ketika Indonesia memanggil lanjut dia, santri tidak pernah mengatakan tidak.

Company Logo

“Santri dengan berbagai latar belakangnya siap sedia mendarmabaktikan hidupnya untuk bangsa dan negara ini.

Masih kata Bung Karna, ketika Indonesia masih dijajah, para santri turun ke medan perang melawan penjajah menggunakan senjata bambu runcing yang terlebih dahulu didoakan oleh Kiai Subchi Parakan Temanggung, Jawa Tengah.

“Para santri tidak gentar melawan musuh yang ada dihadapannya,” ungkapnya dengan bersemangat.

No More Posts Available.

No more pages to load.