PPTS Jember Dikukuhkan, Perkuat Sinergi Distribusi Pupuk Bersubsidi dan Program Pangan

oleh -1260 Dilihat
Keterangan Foto : Pengukuhan PPTS SE Kabupaten Jember di Kecamatan Ambulu (Zainal Arifin)
Company Logo

JEMBER, Pelitaonline.ID – Ratusan pengelola kios pupuk dan tokoh pertanian di Kabupaten Jember menggelar Deklarasi dan Pengukuhan Penerima Pada Titik Serah (PPTS) di Kecamatan Ambulu, Jum’at (10/10/2025).

Acara ini dihadiri oleh Manajer Wilayah Jatim 3 Pupuk Indonesia Sri Purwanto, Anggota DPR RI Komisi VI Kawendra dan Khilmi, serta jajaran pengurus dan anggota P3I (Perkumpulan Pengusaha Pupuk Indonesia) Kabupaten Jember.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergitas alur distribusi pupuk bersubsidi dan program pangan nasional, sekaligus mempererat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha pupuk, dan petani di tingkat daerah.

Dalam sambutannya, Sri Purwanto, Manager Jatim 3 Pupuk Indonesia, menjelaskan bahwa Kawendra, salah satu pendiri P3I yang dibentuk pada tahun 2020, melakukan kunjungan ke Jember untuk memperkenalkan pengurus pusat P3I kepada anggota daerah.

Selain itu, Kawendra yang juga merupakan anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Jember – Lumajang yang dikenal aktif memperjuangkan kepentingan petani, khususnya dalam pengadaan dan subsidi pupuk ZA bagi petani tebu.

Sri Purwanto memaparkan, melalui kerja sama antara Kementerian Pertanian, P3I, dan para petani, kini penyaluran pupuk sudah sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET). Subsidi pupuk yang semula 50 persen, kini dinaikkan menjadi 100 persen, sehingga ketersediaan pupuk di lapangan lebih terjamin.

Ia juga mengatakan, pentingnya validasi data E-RDKK yang masih ditemukan banyak masalah. PPTS diminta aktif melaporkan petani yang sudah meninggal atau tidak aktif agar data segera diperbarui menjelang perbaikan E-RDKK tahun 2026.

Company Logo

“Langkah ini dinilai penting agar stok pupuk bisa disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan, serta memperlancar penyaluran subsidi tahun depan,” kata Sri Purwanto. Selain itu, Ia juga menyebut bahwa kini terdapat tiga jenis pupuk utama dan empat tambahan pupuk ZA yang dapat digunakan untuk semua jenis tanaman.

Dalam kesempatan yang sama, Kawendra, anggota DPR RI Komisi VI Daerah Pemilihan (Dapil) Jember – Lumajang, menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat.“Perjuangan kami bukan tentang janji kosong, tetapi aksi nyata. Kami terus mencari solusi adil bagi distributor dan petani,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa dirinya telah berkoordinasi dengan pihak Bappenas untuk menyiapkan program tambahan bagi anggota P3I dan masyarakat Jember. Kawendra juga mengajak semua pihak untuk terus memberi masukan sebagai “vitamin perjuangan” dalam memperjuangkan kepentingan petani di pusat.

“Masyarakat Jember kini punya ‘orang dalam’ di Senayan yang siap memperjuangkan kepentingan daerah,” tegasnya.

Sementara itu, Khilmi, anggota DPR RI Komisi VI, menjelaskan bahwa tujuan utama pertemuan ini adalah mendekatkan DPR dengan anggota P3I Jember, sekaligus menyampaikan perjuangan yang telah dilakukan di tingkat nasional.

Menurutnya, P3I memiliki peran penting dalam penyaluran pupuk bersubsidi sesuai regulasi, termasuk memastikan keberadaan kios pupuk tercantum dalam Inpres No. 5 dan Permendag yang berlaku.

Ia juga menegaskan bahwa subsidi pupuk yang kini mencapai 100 persen merupakan hasil kerja keras bersama antara pemerintah dan DPR, untuk menjawab keluhan petani yang sebelumnya kesulitan mendapatkan pupuk akibat keterbatasan kuota 4,5 juta ton.

Ketua P3I Kabupaten Jember, Hendro Handoko, menyampaikan rasa syukur atas kenaikan fee kios yang mulai berlaku bulan ini, hasil perjuangan kolektif antara pejabat, pelaku kios, dan pemangku kebijakan. “Kenaikan ini bukan hadiah, tapi hasil kerja keras bersama,” ucapnya.

Hendro juga menegaskan pentingnya persatuan antar anggota, mengingat P3I Jember memiliki sekitar 550 anggota aktif.“Jika kita bersatu, kekuatan ini bisa berpengaruh hingga ke ranah politik,” tambahnya.

Beragam aspirasi pun bermunculan dalam forum tersebut. Hari Purnomo, salah satu anggota PPTS misalnya, Ia mengusulkan subsidi pemerintah jangan fokus pada sektor budidaya pangan dan tebu, tetapi juga mencakup tanaman lain, seperti tahun-tahun sebelumnya agar semua tanaman yang ditanam petani bisa memperoleh bantuan.

Senada, Ali Muntoha, Ketua Paguyuban PPTS Kecamatan Tanggul, menambahkan bahwa para anggota PPTS juga berperan langsung sebagai petani dan ketua kelompok tani (Gapoktan). Ia berharap pemerintah memberi perhatian pada petani unggulan Jember seperti petani tembakau dan jeruk yang hingga kini belum mendapatkan alokasi pupuk subsidi.

“Jember dikenal sebagai daerah tembakau, seharusnya petani tembakau juga mendapat perhatian yang sama,” ujarnya.

Melalui deklarasi ini, PPTS Jember menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra strategis pemerintah dan Pupuk Indonesia dalam mewujudkan distribusi pupuk yang tertib, transparan, dan berpihak kepada petani, sekaligus memperkuat program swasembada pangan nasional.

Pewarta : Zainal Arifin
Editor : Wahyudiono

No More Posts Available.

No more pages to load.