Produk Indonesia Catatkan Potensi Transaksi USD 3,7 Juta

oleh -2050 Dilihat
Suasana Paviliun Indonesia Sirha Budapest 2022 di Hungexpo, Budapest, Hungaria. Pameran dilaksanakan tiga hari, yakni pada 22—24 Maret 2022. (Foto : dok Humas Kemendag)
Company Logo

Sari juga mengungkapkan, letak geografis Hungaria yang strategis, yaitu berada di pusat Eropa menjadikannya sebagai hub perdagangan di kawasan Eropa Tengah dan Timur. Saat ini, Tiongkok dan Jerman telah terlebih dahulu menjadikan Hungaria sebagai hub perdagangan kawasan. Ini terlihat dari banyaknya pabrik asal Jerman dan toko Tiongkok yang menjamur di Hungaria dan siap menyuplai kebutuhan untuk kawasan Eropa Tengah dan Timur.

Selain itu, lanjutnya, kawasan Eropa Tengah dan Timur memiliki potensi ekonomi yang sangat besar. Kawasan ini memiliki jumlah penduduk mencapai lebih dari 177 juta jiwa dengan rata-rata produk domestik bruto (PDB) perkapita menurut perhitungan keseimbangan kemampuan berbelanja (KKB) sebesar USD 24 ribu.

“Pembangunan tempat persediaan Indonesia di kawasan ini dapat menjadi strategi dagang yang berpotensi meningkatkan ekspor di kawasan Eropa Tengah dan Timur. Untuk itu, diharapkan pelaku usaha Indonesia juga dapat berkontribusi untuk pendirian tempat persediaan dan menjadikan Hungaria sebagai hub perdagangan Indonesia ke kawasan Eropa Tengah dan Timur,” pungkas Sari.

Pada Januari 2022, ekspor Indonesia ke Hungaria tercatat sebesar USD 8,49 juta atau naik 77,09 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar USD 4,79 juta. Sementara pada 2021, total perdagangan kedua negara mencapai USD 197,74 juta dengan ekspor Indonesia ke Hungaria tercatat sebesar USD 92,74 juta dan impor Indonesia dari Hungaria sebesar USD 105,01 juta.

No More Posts Available.

No more pages to load.